nasi_kebuli_ayam.jpg

Nasi Kebuli Ayam a la Kadarnya

nasi_kebuli_ayamSetelah test drive pressure cooker baru dengan hanya menggunakan air, hasrat jadi menggebu-gebu untuk test drive lagi dengan bahan makanan sebenarnya.

Kebetulan dirumah sudah ada ayam 1 ekor (sudah 1 minggu di-freezer), dan bumbu nasi kebuli hasil nyonya beli di pasar Jatinegara (sudah 2 mingguan atau lebih).

Masalahnya, sang penjual tidak memberitahukan berapa banyak bumbu yang harus digunakan, jadi harus trial and error nih.

Karena ini masalahnya bukan soal enak atau tidaknya hasil masakan, tapi masalah test drive pressure cooker, jadi langsung saja dicoba.

Ayam yang sudah dipotong-potong menjadi 4 bagian (ayamnya kuecil banget), direndam dengan bawang merah cincang, bawang putih cincang, bumbu nasi kebuli dan garam, selama 1 jam-an didalam lemari pendingin.

Setelah satu jam, dalam pressure cooker (PC) lelehkan minyak samin dan tumis bawang bombay sampai harum, terus tumis lagi jahe cincang sama lengkuas cincang. Setelah harum, masukan ayam berserta bumbu rendamannya, dan serai, tumis lagi sampai ayam mulai kaku.

Langkah berikut menjadi test drive memasak ayam di PC. Masukan air panas dan masak ayam selama 7 menit dengan tekanan penuh dan lepas tekanan secara normal. Setelah diukur jumlah air sebelum dimasak, dengan jumlah air yang tersisa setelah dimasak (minus ayam dan bumbu yang masih solid), jumlahnya SAMA malah agak lebih dikit sekitar 20 ml. Hmmm… Ayamnya? Empuk-lah…

Tantangan berikutnya adalah nasinya (biji-bijian). Karena kebetulan ayam sudah diangkat, jadi langsung saja beras dan kaldu (perbandingan 1:1) dimasukan kembali kedalam PC, dan ayam ditempatkan diatas beras. Tutup PC dan masak selama 7 menit dengan tekanan penuh. Setelah waktu masak habis, langsung matikan api dan biarkan PC tertutup selama 15 menit. Ini sesuai petunjuk penggunaan PC. Hasilnya… Air habis terserap beras, tapi tidak gosong / berkerak. Beras sudah menjadi nasi, tapi masih agak kenyal didalamnya. Entah gara-gara berasnya, atau kurang lama masaknya, tapi untuk amannya nasi berserta ayamnya (sekalian aja) dikukus 10 menit-an.

Hasil akhirnya, lumayan juga. Ayam empuk buanget dan nasi pulen, bumbu kurang wangi karena memang kebetulan bumbu-bumbu tersebut belum beli, maklum namanya juga test drive malem-malem.

Berikut resep yang digunakan, tapi kelihatannya harus ditambahkan tomat dan daun-daun wewangian seperti salam, serai yang bagus, dan lain-lain.

Bahan:

  • 180 ml beras, cuci bersih, rendam 10 menit-an.
  • 1 ekor (800 gr) ayam kampung, bersihkan, potong 4 atau 8
  • 1/2 bawang bombay, cincang kasar
  • 1 ruas jempol jahe, cincang
  • 1 ruas jempol lengkuas, cincang
  • 1 sdm minyak samin/goreng/ghee
  • 180 ml air panas

Rendaman:

  • 4 siung bawang merah, cincang halus
  • 4 siung bawang putih, cincang halus
  • 1 sdm bumbu nasi kebuli
  • 1 sdm garam

Cara:

  1. Rendam ayam dalam bumbu rendaman selama 1 jam atau lebih.
  2. Dalam pressure cooker, panaskan minyak dan tumis bawang bombay hingga harum.
  3. Masukan jahe dan lengkuas, tumis sampai harum.
  4. Masukan ayam berserta bumbu rendaman, serai, dan tumis sampai ayam kaku dan bumbu harum.
  5. Tutup PC dan masak selama 7 menit full pressure, dan lepaskan tekanan secara normal.
  6. Takar kaldu sebanyak 180 ml.
  7. Masukan kembali kaldu, beras dan ayam kedalam PC. Masak selama 7 menit full pressure, dan setelah waktu habis, matikan api dan biarkan tertutup selama 15 menit.
  8. Kukus kembali nasi apabila masih kurang matang.

Hmmm, pakai acar kuning enak nih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s